Kamis, 3 Januari 2013
Hari ini aku melihatnya (lagi). Rasanya seneng banget deh, sumpaaah :D
Sebenarnya tadi pagi aku agak merasa dikecewakan karena jadwal bimbinganku lagi-lagi diundur, huffff #ngelus dada. setelah itu aku langsung capcus ke PPTIK aja untuk refreshing dan menenangkan pikiran. eh tak disangka-sangka ternyata disana ada si permen. peraturannya kan kemaren kalau bertemunya tidak disengaja maka dianggap tidak melanggar peraturan. hehehehe
tapi entah apapun itu, semangatku sekarang jadi berkobar lagi. ayo har semangat, mang terkadang perjalanan skripsi itu seperti, yang penting nikmatilah proses ini ini dengan ikhlas, pasti suatu saat nanti kamu dapat sesuatu yang manis dari proses perjalananmu ini
Tampilkan postingan dengan label proses harian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proses harian. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Januari 2013
Senin, 17 September 2012
Selasa, 07 Agustus 2012
Mbolang (Agustus)
Mbolang Ke Kulon Progo
Hari ini memasuki puasa
ke 17 di bulan Romadhon. Aku dan Sasa berencana untuk survey lokasi bahan baku
penelitian. Tepatnya lokasinya ada di Samigaluh dan Girimulyo Kulon Progo.
Pertama kita akan menuju ke Samigaluh. Cuma berbekal kendaraan dan niat kita
meluncur kesana. Sebenarnya kita berdua belum pernah kesana. Namun karena ada
kepentingan untuk penelitian, makanya kami beranikan saja untuk menempuh
perjalanan kesana.
Jam 9 tepat kita
berangkat. Tidak lupa doa kita baca untuk mengiringi perjalanan. Berhubung Samigaluh
terletak di dataran tinggi, maka pemandangannya pun indah. Jalan berkelok,
aliran sungai, pohon-pohon yang masih rindang membuat mata kami terasa fresh
kembali. Terima kasih Allah karena telah menciptakan alam dan seisinya yang
sangat luar biasa indahnya.
Jam 11.00 kami sampai
di daerah ke Samigaluh. Dan ternyata, unit bahan baku di Samigaluh sudah tidak
beroperasi lagi dan terpaksa kita harus menuju ke Girimulyo. Masalah muncul. Kita
bingung arah ke Girimulyo kalau dari Samigaluh. Bismillah. Kita berangkat ke
Girimulyo. Ternyata tidak gampang menuju
ke Girimulyo. Mulai dari melewati jalan yang menanjak dan berbatu, kesasar ke
Jomblangan padahal seharusnya menuju ke Jonggrangan, sampai melewati di hutan
pinus yang tidak ada orang seorang pun disana. Tapi Alhamdulillah, setelah perjalanan
sekitar 1,5 jam akhirnya kita sampai di rumah Bu Tilah Jonggrangan Girimulyo. Bla
bla bla kita mulai percakapan dan tidak terasa sudah hampir 1 jam kita
mengobrol. Akhirnya kita memutuskan untuk pamit.
Pulangnya, kita
melewati rute yang berbeda dengan jalur berangkat. Busyet ternyata rute pulang
ini enak untuk dilewati dan lebih deket. Jalannya tinggal lurus dan melewati
jalan menurun, jadi tidak ada acara kesasar lagi. Hehehe.
Pukul 15.00 WIB atau
lebih tepatnya tiba waktu ashar kita sampai kos dengan selamat. Terima kasih
Sasa karena udah menemani mbolang seharian. Target berikutnya adalah Gua Pindul
Gunung Kidul. Are you ready? Move on
Selasa, 15 Mei 2012
maaf
Malam Perenungan 13
Mei 2012, 23.30 WIB
Barusan aku membaca
selembar penggalan cerita dari temanku. Aku tidak menyangka kalau selama ini
ternyata kehadiranku akan mengubah semua rencana hidupnya. Aku tidak tahu kalau
dia harus berlatih bersabar dengan perbedaan yang aku munculkan dalam
kehidupannya. Hanya satu kata yang terngiang dalam kepalaku yaitu maaf.
Sekitar 1 tahun
lalu, aku pertama kali bertemu dengannya. Pertemuan singkat yang cukup berkesan
bagiku walaupun masih terkesan kaku. Setelah beberapa bulan kemudian, entah gak
tau kenapa, akhirnya kita dipertemukan kembali dalam kegiatan akademik dalam
waktu yang cukup lama. Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti
hari dan seterusnya. Kita akhirnya
semakin akrab dan sedikit demi sedikit aku mulai masuk dalam kehidupannya.
Sebelumnya maaf
teman, aku masuk dalam kehidupanmu dengan ketulusan. Jadi, aku gak pernah
maksain kamu untuk menyambutku dalam kehidupanmu. Aku ingin melihatmu tersenyum
dengan ikhlas bukan karena kepura-puraan karena rasa nggak enak atau apa. Aku
yakin sekarang kamu pasti bimbang dan merasa tersesat. Kamu pasti merasa berada
di hutan belantara yang belum kau kenal. Tapi jangan takut teman, ada aku
disini, yang akan mendampingimu bila kau berkenan. Nanti kita akan belajar
bersama bagaimana menghadapi hewan dan tanaman liar yang ada di hutan. Secara
bersama-sama.
Kalau kamu sudah
memutuskan menerimaku dalam kehidupanmu, berarti jangan lupa sekarang kamu tidak
sendiri. Kamu tidak akan sendirian dalam menghadapi kehidupan dimasa depan yang
mungkin akan berbeda dengan rencanamu dulu. Jangan lupa, manusia cuma bisa
berencana dan Allah yang akan menentukan. Mungkin pertemuan ini juga sudah
ditulisnya.
Kalau aku sekarang
berada dihadapamu, aku pasti akan bilang,”kamu harus yakin dan jangan bimbang
dengan apa yang kamu lakukan. Jangan sampai kamu menyesal dikemudian hari”
Bila kamu sudah
menemukan jawabannya, aku akan menunggu jawabanmu diujung jalan sana.
Selasa, 13 Desember 2011
mengajar
Berbagi Ilmu dengan Anak-anak
Malam ini, tepatnya hari senin tanggal 12 Desember 2011 pukul 7 malam aku mulai menjalankan tugasku yang baru untuk melakukan pendampingan belajar. Pendampingan belajar itu dilakukan di desa Pohrubuh Condong catur. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berinisiatif untuk menjalankan pendampingan belajar karena dilatar belakangi kurangnya pendampingan anak-anak dalam belajar. Hal ini, terasa sayang karena melihat dari semangat belajar anak-anak yang cukup tinggi.
Untuk hari Senin, aku (Hari TIP 2008) dapat jadwal untuk mengajar dan didampingi Ulfa (Psikologi 2009), Abid (Pemuliaan Tanaman 2010), dan Qibi (UNY 2011). Kita berempat mulai jalan menuju rumah Pak RW yang akan digunakan tempat untuk melakukan pendampingan belajar. Untuk hari pertama ini yang datang ada 7 anak, Nita (6 SD), Maryam (6 SD), Putri (6 SD), Aldi (6 SD), Rozaq (6 SD), Frendi (6 SD) dan Ipul (3 SMP). Kelas dibagi 2, untuk anak kelas 6 diampu oleh aku,ulfa dan qibi sedanngkan yang kelas 3 SMP diampu oleh Abid.
Pelajaran kita mulai dengan bahasa indonesia. Anak-anak kita suruh untuk membuat pantun bebas dan membacanya didepan. Anak-anak mulai membacakan pantunnya satu persatu. Walaupun awalnya mereka masih sedikit malu-malu tapi akhirnya mereka berani membaca semua. Ternyata, pantun mereka bagus-bagus lho dan kebanyakan isinya tentang semanagat belajar (Jempol untuk kalian semua dek J ).
Setelah itu, kita melanjutkan dengan pelajaran IPA. Berhubung, anak-anak tidak membawa buku IPA maka kita memutuskan untuk mengadakan games pengetahuan. Kita suruh mereka nebak dengan katga kunci yang ita berikan. Misal _ _ _ _ _ _ _ terdiri 7 huruf, organ ini termasuk dari panca indra, fungsinya untuk mendengar, apakah ini ???? Dan anak-anak langsung angkat tangan untuk menebaknya. Wooow kayaknya mereka pada antusias untuk menebaknya. Ckckck.
Dan terakhir adalah pelajaran matematika. Hmmm kita melatih mereka untuk menghitung gabungan luas bangun.
Misal :
Berapakah luas bangun diatas???
Setelah selesai mengerjakan, mereka langsung satu persatu. Pertama, aldi maju. Kemudian Nita juga ingin maju karena jawabannya beda dengan Aldi. Dan Rozaq juga ikut maju karena jawabannya berbeda dengan Nita dan Aldi. Tepuk tangan untuk semangat mereka.
Pelajaran yang saya petik dari pendampinga belajar ini adalah sebenarnya potensi anak Indonesia tidak kalah dengan anaka bangsa lainnya. Semangat, keceriaan, dan antusias mereka dalam belajar perlu kita dampingi agar mereka bisa mewujudkan cita-cita yang mereka inginkan.
Kalian jangan takut untuk bermimpi tinggi, karena orang seperti kita ini apabila takut untuk bermimpi tinggi maka nantinya akan mati terinjak-injak oleh keadaaan. Tapi jangan lupa untuk mempersiapkan jalan untuk menjemput mimpimu itu. Bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpimu (Sang Pemimpi).
Siang-siang ada hujan badai
Badainya dicampur dengan halilintar
Kalau anda ingin pandai
Maka rajin-rajinlah untuk belajar
Selasa, 27 September 2011
Minggu, 25 september 2011 23.00 WIB
Bismillah
Halo sahabat/I semua , , , , mulai hari ini (25 september 2011) aku akan belajar untuk menulis. Sebenernya menulis itu susah – susah gampang, tergantung kita memandangnya dari sudut pandang yang mana. Jujur ,,,,, dari dulu aku tidak begitu mahir dalam menulis. Hiks hiks
“ belajarlah menulis dari yang ringan-ringan aja, bisa dimulai dari menulis diary kegiatan sehari-hari”
Kata-kata itulah yang menginspirasiku untuk semangat memulai belajar menulis , apalagi saran itu aku dapat dari seseorang yang menginspirasiQ.
Hari ini aQ bgun agak kesiangan nich, gara-gara tdi malem nton bola. Langsung ja aq ngambil air wudhu dan solat subuh. Berhubung ini hari minggu,aq ma sahabatQ Ilham maen sepeda ke GSP dan tidak lupa jalan-jalan ke Sanmor. Awalnya sich aq hanya niat utk nglihat-lihat ja sich , , eh malah tiba-tiba aQ tertarik utk beli headset laptop, padahal aQ cma bawa uang 10ribu terpaksa deh aQ pinjem uangnya ilham dlu (5f ya ham nti sgera aQ ganti kq).
Abis dari sanmor, waktunya utuk bersih-bersih rumah. Mulai dari nguras kamar mandi, ngepel lantai sampai ngerapiin kamar. Huuuh, ternyata capek jga. aQ tidak bisa membayangkan setiap hari ibuQ mengerjakan pekerjaan rumah yang ternyata tidak begitu mudah. Super sekali tenaga dan kesabaran ibu. I love mom
Rencananya sich abiz bersih-bersih aQ mau bobok siang. Detik berganti detik, menit berganti menit, jam berganti jam, sepasang mataQ tidak bisa terpejam. Ketap ketip ketap ketip cma bisa menerawang ke langit-langit ja. Dari pada g bisa bobok mending aQ karaokean pke minilyric ja. Lalalalalalala
Sorenya aQ diajak Mas Kia tuk silaturahim ke tempatnya Kang Tahfidz. Astagfirullah, ternyata aq lupa klo hari ini ada jadwal PMII tuk silaturahim ke tempat alumni. Lgsg ja aq lari tuk mandi dan solat asar berjama’ah, serta capcus ke tempat Kang Tahfid. Wait me kang, I will go to your home.
Malemnya aQ ngerasa kurang enak bdan gtu, apa gara2 kecapekan. Kurebahkan badanQ sejenak dan secara perlahan-lahan mataQ mulai terpejam *hening*. Jam 9 pm aq terbangun dan lgsg mengikuti forum rapat penghuni sekre. Ada beberapa hal yang harus didiskusikan.
Dari air kita belajar ketenangan
Dari batu kita belajar ketegaran
Dari tanah kita belajar kehidupan
Dari kupu-kupu kita belajar perubahan yang lebih baik
(Habib Syekh Al Syigof)
Ambillah pelajaran dari masa lalu, nikmatilah dengan hati masa kini sebagai proses pembelajaran dan persiapkanlah secara matang masa mendatang. See you tomorrow
Langganan:
Postingan (Atom)
